Pages

Subscribe:

Sabtu, 08 Februari 2014

Menengok Perkembangan Properti di Luar Jakarta

  Perkembangan properti di Jakarta memang menjadi sorotan utama. Hal ini wajar, mengingat Jakarta adalah Ibu Kota dan pusat bisnis Indonesia. Namun ternyata, pertumbuhan properti di kota-kota besar lain pun berkembang, kendati tak sepesat Jakarta.

Head of Strategic Consulting and Retail Jones Lang LaSalle, Vivin Harsanto menyebutkan, faktor pendorong pertumbuhan properti di daerah sangat beragam. Kota seperti Surabaya dan Medan misalnya, sektor perdagangan masih menjadi faktor utama pertumbuhan ekonomi.

"Di kedua kota ini, hunian yang banyak dipilih masih landed house," kata Vivin hari ini (17/10). "Untuk Surabaya, perkembangan daerah hunian mengarah ke Surabaya Barat, Timur, dan Sidoarjo."

Di kedua kota besar ini, imbuh Vivin, perkantoran umumnya adalah kantor cabang dari perusahaan yang berpusat di Jakarta, sehingga ruko lebih banyak dipilih sebagai kantor, ketimbang office building. Sementara itu, sektor kondominium juga kurang berkembang di Medan. Pasalnya, kondominium lebih dilihat sebagai investasi, bukan tempat tinggal.

Kota lain, seperti Balikpapan, kata Vivin, pertumbuhan properti dipicu oleh masuknya perusahaan pertambangan, minyak, dan gas. Sektor properti yang berkembang adalah warehouse. Untuk kantor pun dibuat berdekatan atau satu kompleks dengan warehouse, untuk mempermudah koordinasi.

“Di sisi lain, Bandung yang kerap jadi tujuan wisata warga Jakarta di akhir pekan menunjukkan pertumbuhan yang signifikan di sektor ritel, perhotelan, dan entertainment,” pungkasnya.




sumber berita:
Anto Erawan
Antoerawan@rumah.com

0 komentar: