Menurut rencana, BNI-REI Expo 2012 akan dibuka oleh Menteri Koordinator Perekonomian, Hatta Rajasa dan Menteri Perumahan Rakyat, Djan Faridz, Sabtu (20/10) lusa. Sebanyak 727 pengembang di seluruh Indonesia dipastikan akan mengikuti kegiatan ini, dimana 125 di antaranya merupakan pengembang di kawasan Jabodetabek.
“Kegiatan seremonial ini dipusatkan di Jakarta, sekaligus menandai dibukanya secara resmi BNI-REI Expo 2012 di kota-kota lain di Indonesia,” jelas Ketua Umum DPP Real Estat Indonesia, Setyo Maharso. “Kami juga sedang mengajukan agar BNI-REI Expo dimasukkan dalam rekor MURI sebagai pameran real estat terbesar di Indonesia.”
“Selama pameran ini, kami menargetkan transaksi sebesar Rp4 triliun, dimana 40% sampai 50% transaksi akan terjadi di proyek-proyek di Jabodetabek. Tetapi perlu diingat, transaksi masih akan terjadi setelah pameran berakhir. Hasilnya masih akan terjadi tiga bulan kemudian,” paparnya saat konferensi pers BNI-REI Expo 2012, Rabu (17/10) kemarin.
Sementara itu pada kesempatan yang sama, Darmadi Sutanto, Direktur Konsumer dan Ritel BNI menjelaskan, sebagai sponsor tunggal perbankan, BNI memberikan penawaran menarik bagi para pengunjung, di antaranya, layanan one day approval, suku bunga khusus. Di sisi lain, pengembang juga akan memberikan diskon khusus, uang muka yang ringan.
“Kami menargetkan 50% transaksi selama pameran ini menggunakan produk KPR atau KPA dari BNI,” katanya berharap.
Suku bunga yang ditawarkan BNI, lanjut Darmadi, sebesar 8% fixed lima tahun. “Promo ini masih dapat dinikmati hingga akhir tahun 2012, tetapi kami sedang mempertimbangkan untuk memperpanjang promo suku bunga murah ini,” jelasnya.
Anto Erawan
antoerawan@rumah.com



0 komentar:
Posting Komentar